Wednesday, July 19, 2017

Setu Babakan Alternatif Wisata di Selatan Jakarta

Alternatif tempat wisata dengan tiket murah meriah yang ada di sekitar Jakarta yaitu Setu Babakan. Objek wisata ini merupakan objek wisata alam sekaligus wisata budaya. Dikatakan demikian karena jika kamu berkunjung kesini, kamu bisa menikmati keindahan danau buatan dan juga perkampungan budaya betawi yang lengkap; mulai dari melihat rumah adat sampai dengan mencicipi kuliner-kuliner khas dari daerah betawi.



setu babakan


Sejarah Singkat Setu Babakan

Setu babakan adalah sebuah danau yang memiliki luas 30 hektar. Danau ini bukan danau alami, tapi danau buatan. Air yang ada di danau ini berasal dari sungai ciliwung.  Pada awal dibuatnya, danau ini hanya difungsikan untuk daerah resapan air dan pelestarian alam. Seiring dengan banyaknya warga masyarakat yang datang dan berkunjung ke Setu babakan, akhirnya tempat ini dijadikan sebagai objek wisata.

Setu Babakan Dijadikan Cagar Budaya Betawi

Pada tahun 2000, perkampungan yang ada di sekitar setu babakan ditetapkan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta sebagai Perkampungan Budaya Betawi. Salah satu faktor pendukungnya antara lain karena pemandangan alam disini masih asri, sejuk, banyak pepohonan dan juga kegiatan penduduk sekitar yang masih menghidupkan  budaya betawi.

Penetapan setu babakan sebagai cagar budaya betawi juga menggantikan perkampungan betawi yang dulu berada di Condet. Penggantian ini karena lingkungan di sekitar condet sudah semakin padat serta kultur masyrakat condet juga sudah mulai meninggalkan budaya betawi karena semakin banyaknya pendatang dari luar daerah yang menetap di condet. (Termasuk saya yang berasal dari Jawa, hehehe)

Rumah Adat Betawi di Perkampungan Betawi Setu Babakan

Tidaklah lengkap rasanya apabila dinamakan perkampungan betawi namun tidak memiliki Rumah Kebaya, rumah adat khas betawi. Tapi tenang saja, kamu akan menjumpai rumah tradisional ini jika berkunjung ke Setu Babakan. Model rumah adat yang ada disini yaitu :
  • Rumah Betawi tipe Joglo
  • Rumah betawi tipe bapang/kebaya
  • Rumah betawi tipe gudang

Ornamen dan pernak pernik yang ada di rumah adat betawi pun sangat kental dengan nuansa betawi tempo dulu. Kamu akan menemui rumah dengan lampu-lampu antik, kursi kayu, serta perabotan lainnya khas betawi.

Kulliner khas Betawi di Setu Babakan
Jangan khawatir jika lapar melanda ketika kamu mengunjungi setu babakan, karena disini kamu akan dengan mudah menemukan penjual makanan yang tersebar di sekililing danau. Makanan khas betawi seperti kerak telor, ketupat nyiksa, laksa, soto betawi, toge goreng dan tagu gejrot pun bisa kamu nikmati disini.


Jam Buka Setu Babakan
Senin-Minggu
06.00 – 18.00



Harga Tiket Masuk Setu Babakan
Gratis

Alamat Setu Babakan
Jl. Moh. Kahfi II Kelurahan Srengseng Sawah , Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan

Peta Lokasi Setu Babakan


Museum Nasional Museum Terbesar dan Tertua di Asia Tenggara

Pernahkah kamu mendengar sebuah tempat wisata bernama Museum Nasional? Eits, jangan salah. Museum Nasional itu beda loh dengan Monumen Nasional atau yang sering dikenal orang dengan Monas. Kalau monas itu bentuknya seperti menara yang sangat tinggi, sedangkan museum nasional bentuk bangunananya seperti gedung 1 lantai biasa.
museum nasional


Sejarah singkat Musium Nasional

Museum Nasional merupakan sebuah bangunan museum yang sudah berdiri sejak 24 April 1778 pada masa Pemerintahan Hinda Belanda. Bangunan yang berasal dari sumbangan warga negara Belanda bernama J.C.M. Radermacher ini dari dulu memang sudah digunakan sebagai tempat untuk menyimpan benda-benda bersejarah yang berasal dari seluruh pelosok Nusantara. Dan sampai dengan saat ini, fungsi bangunan sebagai museum yang menyimpan benda bersejarah tetap bertahan.

Museum ini juga dikenal dengan sebutan lain, yaitu Museum Gajah. Dinamakan “Museum Gajah” karena pada tahun 1871 Raja Thailand bernama Chulalongkom memberikan sebuah hadiah untuk pemerintah Hindia Belanda berupa patung gajah yang terbuat dari perunggu yang sekarang ditempatkan di halaman depan bangunan museum.  Dan pada tanggal 28 Mei 1979 atau pada masa Pemerintahan Presiden Soharto, museum ini berganti nama menjadi Museum Nasional Republik Indonesia.

Ciri khas Museum Nasional

Jika dilihat dari lokasitempat bangunan museum ini berada, letak museum nasional ini memang sangat dekat sekali dengan tugu monas, yaitu di sebelah barat tugu. Namun, museum nasional ini memiliki sebuah ciri dan perbedaan yang membedakan museum ini dengan museum lainnya, yaitu :
- Dari segi bentuk bangunan
- Dari segi benda yang dikoleksi
- Merupakan Museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara

1. Dari segi bentuk bangunan
Jika kita melihat bentuk bangunan museum nasional, terlihat bahwa bentuk dan gaya bangunan yang dimiliki museum nasional ini sekilas hampir mirip dengan gaya arsitektur Istana Presiden Republik Indonesia.  Terlebih lagi lokasi berdirinya museum nasional ini juga berada di Jl. Medan Merdeka Barat , yang masih satu komplek dengan Istana negara.

Patung gajah yang berada di depan museumlah yang menjadi ciri khas atau ikon dari museum nasional.
Bangunan museum nasional ini sudah difungsikan sebagai museum sejak tahun 1811, tepatnya pada masa pemerintahan Sir Thomas Stamford Raffles. Dan untuk saat ini,  pengelolaan bangunan dipegang oleh kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia.

2. Dari segi benda yang dikoleksi
Ada banyak sekali benda yang dikoleksi oleh museum ini. Benda yang disimpan di museum nasional antara lain:
  • Arca Adityawarman
  • Prasasti Singosari
  • Bermacam kain tekstil jaman dahulu
  • Gamelan kuno
  • Meriam tempo dulu, dan arca-arca lainnya.

3. Merupakan Museum yang pertama ada dan terbesar di Asia Tenggara

Perlu diketahui juga bahwa museum ini adalah museum tertua yang pertama kali dibangun di kawasan Asia Tenggara. Gelar sebagai museum terbesar pun di sandang oleh museum nasional dikarenakan bangunannya yang luas dan juga karena banyaknya koleksi benda bersejarah yang dimilikinya.

koleksi arca museum nasioanl
banyak koleksi arca (source)



Jam Buka Museum Nasional
Selasa – Jumat : 08.00 – 16.00
Sabtu – Minggu: 08.00 – 17.00
Senin dan Hari libur Nasional : Tutup

Harga Tiket Masuk Museum Nasional
Dewasa : Rp 5.000,-
Anak-anak : Rp 2.000,-

Alamat dan Nomor Telepon Museum Nasional
Alamat: Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110, Indonesia
Telp: 021-3868172

Peta Museum Nasional

 

Sunday, July 9, 2017

Objek wisata Hutan Kota Srengseng di Jakarta Barat

Bosen dengan objek wisata yang itu-itu saja? Jika iya, tidak ada salahnya kamu mencoba untuk mengunjungi tempat wisata alam yang satu ini. Adalah hutan kota Srengseng. Sebuah tempat rekreasi yang menawarkan suasana hutan yang dipenuhi dengan ribuan pepohonan. Objek Wisata ini terletak di jantung sebuah kota metropolitan Jakarta, tepatnya di Jalan Haji Kelik, Srengseng, Jakarta Barat.

hutan kota srengseng
hutan kota srengseng, via satuharapan.com

Objek wisata ini dapat dengan mudah kita  datangi baik dengan transportasi pribadi maupun dengan transportasi umum. Jika kamu ingin berkunjung kesini dengan transportasi umum, kamu bisa memilih transportasi yang ada, mulai dari Transjakarta, Kopaja, atau angkutan kota.  Namun saran saya, mendingan kamu memakai transjakarta saja. Selain ongkosnya yang murah, alat transportasi umum miliki pemerintah provinsi DKI Jakarta ini juga sudah menjangkau semua wilayah di Jakarta.

Dari mana pun kamu datang, silahkan kamu naik transjakarta jurusan Grogol-Lebak Bulus, lalu turun di Halte Busway Pos Pengumben yang ada berada di Jalan Panjang. Setelah sampai di Halte Pos Pengumben, kamu bisa langsung melanjutan perjalanan ke Hutan Kota Srengseng dengan memesan Jasa Ojek Online.

Saya merekomendasikan untuk memakai jasa ojek online ini karena Jarak dari Halte busway Pos Pengumben ke Objek Wisata Hutan Kota Srengseng lumayan jauh jika ditempuh dengan berjalan kaki, jaraknya yaitu sekita 500 meter. Jangan kuatir, ongkos yang kamu habiskan untuk naik ojek online juga sangat murah kok, paling hanya sekitar 7.000,- rupiah saja.

Sesampainya di Lokasi Wisata, tiket masuk yang dikenakan untuk pengunjung hutan kota srengseng ini Rp 2.000,- saja per orang jika menggunakan sepeda motor. Sedangkan jika kamu datang kesini dengan menggunakan kendaraan roda 4, kamu akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp 4.000,- per orang. Objek wisata ini memiliki lahan parkir yang lumayan luas. Di sekitar tempat parkir kamu juga akan menemui beberapa penjual makanan dan minuman ringan.

Hutan yang sekaligus dijadikan ruang terbuka hijau ini memiliki luas sekitar 15 hektar. Setidaknya ada lebih dari 4.000 jenis pepohonan dari 63 varietas berbeda yang ada disini. Untuk menelusuri keindahan alam yang ada didalamnya, pihak pengelola telah membuatkan jalan setapak dengan lebar sekitar 1 meter. Disini kitajuga akan menemui sebuah danau dengan ukuran yang lumayan luas. Banyak orang yang memanfaatkan danau ini untuk kegiatan memancing.

Fasilitas yang Ada di Hutan Kota Srengseng

Objek wisata ini sebenarnya merupakan sebuah tempat yang di khususkan sebagai ruang terbuka hijau di wilayah DKI Jakarta, karena itu fasilitas hiburan yang diberikan pihak pengelola hanya berupa fasilitas standar seperti musholla, toilet, dan juga fasilitas tempat bermain anak.

Jam Buka  Tempat Wisata Hutan Kota Srengseng

Senin-Minggu
Jam 07.00 – 17.00 W.I.B

Alamat Objek Wisata Hutan Kota Srengseng

Jalan Haji Kelik RT.8/RW.6, Srengseng, Kembangan, RT.8/RW.6, Srengseng, Jakarta Barat, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11630, Indonesia

Lokasi Hutan Kota Srengseng

Tuesday, July 4, 2017

Museum Bahari Jakarta

Musium Bahari Jakarta adalah salah satu bangunan peninggalan berserjarah jaman tempo dulu yang saat ini dirawat dan dijadikan tempat wisata. Musium ini terletak di sebelah utara kota tua Jakarta. Salah satu alasan kenapa dinamakan musium bahari mungkin karena geografiis bangunannya yang memang dekat laut, diseberang pelabuhan Sunda Kelapa.

Jika kamu sudah berada disekitar lokasi ini, cara paling gampang untuk mengetahui keberadaan Musium ini yaitu dengan mencari sebuah menara tinggi. Menara yang dulunya digunakan sebagai mercu suar untuk mengamati kedatangan kapal-kapal dari utara Jakarta.

menara syahbandar
menara syahbandar, source alvindotrans.net


Museum ini menyimpan dan mengoleksi benda-benda bersejarah khususnya di bidang kelautan atau kebaharian. Dulunya museum ini merupakan gudang miliki VOC untuk mengepak rempah-rempah yang akan dikirim ke Eropa. Maka jangan heran kalau di salah satu gedungnya ada tulisan VOC dalam huruf besar.

museum bahari


Ciri Khas Museum Bahari

Sesuai namanya, ciri utama dari museum bahari adalah banyaknya koleksi perahu dan kapal tradisional nusantara dari miniatur sampai dengan ukuran yang sama seperti ukuran aslinya.

museum bahari
bagus untuk foto-foto :D , via heyduway.blogspot.co.id
museum bahari
perahu ukuran besar, via blog.tripvisto.com

Harga Tiket Masuk Museum Bahari

Dewasa: Rp 5.000,-
Pelajar/Mahasiswa : Rp 3.000,-
Anak-anak: Rp 2.000,-

Jam Buka Museum Bahari

Selasa-Minggu 09.00 - 15.00.
Senin: Tutup

Tertarik mengunjungi museum bahari?

Mengenal Museum Tekstil Jakarta

Musium yang terletak dekat dengan Stasiun Kereta Tanah Abang ini merupakan gedung bersejarah tempat menyimpan beragam koleksi tekstil dari seluruh nusantara. Disana kamu bisa menjumpai aneka macam jenis batik kain dengan beragam corak dan motif.

museum tekstile tanah abang
tampak depan museum tekstil source:paskibra48.blogspot.co.id


Museum ini mempunyai ciri khas pada bangunannya yang berwarna putih, khas bangunan peninggalan zaman penjajahan. Memang, bangunan museum ini dulunya adalah rumah pribadi warga Perancis. Luas areal lahan yang digunakan ini cukup luas. Tempat wisata bersejarah ini terdiri dari 3 bangunan utama. 2 Bangunan digunakan sebagai pajangan koleksi kain dan 1 bangunan digunakan untuk tempat praktik latihan membatik.

Ya, anda tidak salah dengar.  Museum ini tidak hanya memajang koleksi batik dari seluruh nusantara saja, namun disini pun kamu bisa juga untuk belajar membuat batikmu sendiri. Namun, untuk mengikuti kursus singkat membatik ini tidaklah gratis.

Ketika kamu masuk ke museum ini, kamu akan diminta untuk membeli tiket yang harganya sebesar Rp 5000,- untuk orang dewasa, Rp 3000,- untuk mahasiswa, dan Rp 2000,- untuk pelajar / anak-anak. Khusus untuk mereka yang datang secara rombongan, mereka akan diberi harga diskon. Untuk mendapatkan harga khusus ini jumlah orang dalam 1 grup/rombongan minimal sejumlah 30 orang.

Setelah mendapatkan tiket masuk, kamu pun akhirnya masuk ke ruangan pertama. Ruangan yang berisi pajangan-pajangan batik dari beragam daerah. Ada sekitar 1800 batik yang dikoleksi di museum ini. Namun hanya beberapa saja yang dipamerkan. Batik yang dipajang antara lain batik cirebon, batik pekalongan, batik solo, batik purwokerto, batik jawa barat, bahkan sampai batik papua.

Selain kain koleksi kain, disini juga ada benda bersejarah lain seperti alat tenun, andong tempo dulu sampai ondel-ondel khas betawi yang di pajang di teras bangunan utama. Adanya andong dan ondel-ondel ini menambah kental suasana khas betawi tempo dulu.

museum tekstile
andong khas betawi source:qubicle.id


Di tempat yang lainnya, anda akan menemukan sebuah tugu atau monumen yang terbuat dari perunggu. Bentuknya seperti kain yang tergelar. Monumen kecil inilah yang dijadikan ikon atau maskot dari museum tekstil ini.

monumen batik source:backpackerjakarta.com
Untuk mengikuti pelatihan batik disini,  akan dikenakan biaya sebesar Rp 40.000,- untuk wisatawan lokal, dan Rp 75.000,-. Uang ini akan digunakan untuk mengganti biaya kain dan juga bahan lainnya seperti malam yang kamu gunakan untuk membuat kain batik.

Jam Buka Museum Tekstil Jakarta

Selasa - Minggu Pukul 09.00 sampai dengan pukul 15.00
Hari Senin : Tutup
Infomasi lebih lanjut silahkan hubungi: +62 21 5606613, Museum Tekstil Jakarta.
Alamat: Jl. Aipda Ks Tubun No.2-4, Tanah Abang, Petamburan, RT.6/RW.1, Kota Bambu Sel., Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10260, Indonesia